• Hubungi kami, klik

Upayakan Defisit APBD 2022 Tak Lebih 5%, Pemkot Jogja Lakukan Ini

7. Upayakan Defisit APBD 2022 Tak Lebih 5%, Pemkot Jogja Lakukan Ini (unsplash.com).jpg

Sepertinya Pemkot (Pemerintah Kota) Yogyakarta sedang melakukan berbagai macam kegiatan guna memastikan defisit dalam APBD tahun 2022. Bahkan ini tidak boleh lebih dari 5%.

Salah satunya dengan mengoptimalisasi pendapatan dan atau menyisir kembali anggaran dari belanja daerah. Bahkan menurut Haryadi Suryuti selaku Walikota Yogyakarta menyebutkan bahwa anggaran untuk memastikan defisit tak lebih dari 5%.

Ia kembali menyebutkan bahwa hanya tidak akan mengurangi belanja, melainkan juga untuk mengoptimalkan fungsi pendapatan. Menurut Haryadi, bahawa optimalisasi pendapatan asli daerah dapat dilakukan dari sektor pajak daerah dan atau retribusi.

Terlebih saat ini juga sudah ada Satgas Pajak dan telah dimiliki oleh Pemerintahan Kota Yogyakarta. Bahkan Haryadi kembali menjelaskan mengenai optimalisasi pendapatan dari sektor pajak.

Tidak akan terlepas dari saat mulai menggeliatnya kembali kegiatan ekonomi, terutama di Kota Yogyakarta. Termasuk juga yang didukung oleh sektor pariwisata.

Sedangkan menurut Heroe Poerwadi selaku Wakil Walikota Yogyakarta menyebutkan bahwa penyisiran anggaran belanja akan dilakukan guna memastikan defisit anggaran tak lebih dari 5%. Aktivitas yang menjadi prioritas utama yaitu kegiatan mampu untuk memberi dampak pada perputaran ekonomi serta aktivitas meningkatkan pendapatan.

Sementara itu untuk optimalisasi pendapatan akan menjadi pilihan utama namun pemerintah daerah perlu menerapkan target yang lebih moderat. Terutama saat kondisi pandemi ini yang kemungkinan akan masih berkepanjangan.

Sedangkan berdasarkan pada nota keuangan yang telah disampaikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta sejak September. Bahwa RAPBD 2022 ditetapkan sebanyak Rp 2,012 triliun dengan defisitnya sebanyak 8,38% ( 151,4 miliar).

Kota Yogyakarta juga telah masuk ke dalam kategori daerah fiskal tinggi, sebab target pendapatan asli daerahnya mencapai 581 miliar. Bahkan sebelumnya Danang Rudiyatmoko selaku Ketua DPRD Kota Yogyakarta juga berharap, bahwa penurunan defisit bisa dilakukan dengan cara memaksimalkan pendapatan daerah.

Terutama dari berbagai macam sektor, misalnya potensi retribusi yang memang belum tergali. Sampai memaksimalkan penerimaan dari transfer daerah maupun penerimaan dari sumber sah lain. Pasalnya, persetujuan bersama APBD 2022 ini bisa dilakukan pada 30 November untuk paling lambatnya.
 
Atas.