• Kesulitan dalam menggunakan forum hubungi support melalui email admin@wargajogja.com
    atau melalui whatsapp klik disini
  • Dihimbau kepada seluruh member WARGAJOGJA.COM yang akan melakukan transaksi jual beli agar tidak transfer pembayaran sebelum bertatap muka dengan penjual, apabila terpaksa tidak bisa COD (cash on delivery) pastikan penjual telah terverifikasi kartu identitas dengan melihat dibawah username ada kotak warna biru dengan tulisan "Terverifikasi".

Share Tak Lama Lagi Malioboro Yogyakarta Steril Kendaraan Bermotor, Cuma Becak, Andong dan Pejalan Kaki

#1
Yogyakarta - Uji coba konsep pedestrian Malioboro direncanakan akan dilaksanakan pada Juni 2019. Hal ini juga nantinya akan dilaksanakan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut.

Uji coba pedestrian ini akan dilaksanakan di sekitar minggu kedua Juni atau setelah Lebaran hingga arus balik usai.

Kawasan Malioboro pun alan steril dari kendaraan bermotor, kecuali becak dan andong serta pejalan kaki.

Saat uji coba nanti ada penutupan Malioboro untuk kendaraan.

Bersamaan dengan itu juga ada penataan PKL.

Para PKL ini nantinya akan ditata di beberapa lokasi. Salah satunya adalah di eks Bioskop Indra.

Untuk PKL yang ada di sepanjang jalan Mataram, seperti sepatu dan PKL lainnya juga akan dicarikan tempat yang layak.

Rencana pengalihan ini sebelumnya adalah untuk jalan masuk ke Malioboro nantinya masih sama dari arah Kota Baru langsung menuju ke arah jalan Abu Bakar Ali. Lalu masuk ke Pasar Kembang menuju ke selatan hingga pertigaan PKU Muhammadiyah lalu ke kiri dan memutar ke Jalan Mataram.

Perubahan arah yang dimaksud diantaranya adalah jalan Bhayangkara menuju simpang tiga PKU Muhammadiyah akan dibuat searah ke selatan.

Sementara, untuk divider jalan di Jalan Bhayangkara atau dekat Patuk dan jalan KS Tubun akan diubah atau dihilangkan.

Jalan Mataram juga akan diubah menjadi searah ke utara dari sebelumnya dua arah. Untuk kawasan ini juga akan ada pergeseran lampu APILL.

Termasuk rencana uji coba pengalihan arus lalu lintas ini bisa menjadi peluang untuk becak kayuh dan andong.

Banyak wisatawan yang lebih memilih kendaraan bermesin daripada menumpang becak kayuh di sepanjang Malioboro.