• Hubungi kami, klik

SUKSES DI MASA MUDA DENGAN MENDIRIKAN SEBUAH ANGKRINGAN

Widhi Fitria

Bronze 3
WhatsApp Image 2021-12-04 at 12.17.07.jpeg


Siapa sih yang tak kenal dengan angkringan? Tentu saja saat ini angkringan sudah bukan lagi istilah asing bagi kalangan masyarakat terutama masyarakat Yogyakarta. Dalam artian angkringan ini merupakan tempat berjualan atau bisa dikatakan warung makan yang menjual berbagai makanan serta berbagai minuman dengan harga yang relatif murah. Makanan khas yang dijual di angkringan ini biasanya berupa nasi kucing dengan lauk sambal teri dan tempe orek. Tak hanya itu saja, angkringan ini juga menjual berbagai sate-sate an seperti sate telur puyuh, sate usus, sate jamur, sate keong, dan masih banyak lagi. Tidak lupa juga dengan menjual berbagai macam gorengan. Selain makanan, minuman di angkringan juga tidak kalah menariknya. Biasa orang menyebutnya dengan wedang jahe. Wedang dalam Bahasa jawa berarti minuman, jadi wedang jahe adalah minuman yang terbuat dari jahe.

Ngangkring Jon merupakan salah satu UMKM yang berdiri pada tahun lalu tepatnya pada tanggal 21 September 2020 yang berada di Desa Kunden, Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Angkringan ini dibangun dan dikembangkan oleh seorang mahasiswa lulusan D3 yang bernama Ikhsan Wibisono.

Salah satu tujuan Mas Ikhsan mendirikan Ngngkring Jon ini adalah ingin membantu perekonomian warga sekitar desa Kunden dengan menyediakan kesempatan dan memprioritaskan bagi warga sekitar desa untuk menitipkan makanan sehingga di saat pandemi seperti sekarang ini mereka tetap bisa mendapatkan penghasilan.
Menurut pemiliknya, Mas Ikhsan juga memanfaatkan lahan kosong miliknya agar bisa lebih bermanfaat dengan didirikannya angkringan ini.

Dari pemikirannya itulah akhirnya Mas Ikhsan memiliki ide untuk membuka sebuah angkringan ini. Awalnya memang hanya iseng saja daripada kumpul tidak jelas bersama teman-temannya, namun siapa sangka bahwa angkringan tersebut memang sangat membantu perekonomian warga sekitar desa Kunden dikala pandemi seperti sekarang ini. Tak hanya itu, lahan yang mulanya kosong kini telah menjadi sangat bermanfaat setelah berdirinya angkringan ini.

Ngangkring Jon ini buka dari pagi hingga malam. Pagi hari ataupun malam hari, angkringan ini selalu ramai dengan pengunjung. Terutama malam minggu yang sampai tidak muat kapasitas tempatnya. Banyak orang dalam berbagai kalangan yang tertarik untuk mengunjungi Ngangkring Jon ini karena angkringan ini tidak hanya menyediakan berbagai jenis makanan yang menarik serta minuman yang sangat bervariasi, namun angkringan ini juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti area free wifi serta tempat yang luas, nyaman, dan strategis dan tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Seiring dengan perkembangan dan waktu, angkringan ini yang awalnya hanya memenuhi kapasitas yang tidak terlalu banyak kini sudah menjadi angkringan yang bukan sembarang angkringan dengan dibangunnya sebuah pendopo didalamnya untuk menambahi kapasitas bangku untuk para pengunjung. Ngangkring Jon yang awalnya hanya dikenal warga sekitar desa dan tetangga desa, kini sudah dikenal oleh banyak orang di berbagai kalangan.

Sang pemilik, Mas Ikhsan Wibisono kini mulai merencanakan untuk membuka cabang baru setelah angkringan ini yang akan dibangun di daerah kota. Membangun sebuah usaha tentunya harus optimis dengan penuh keyakinan. “jangan hanya direncanakan tetapi harus dilakukan, karena kalau hanya direncakan kita tidak akan tau apa saja hambatan yang akan kita hadapi”, pesan dari Mas Ikhsan Wibisono, pemilik dari Ngngkring Jon.
 
Terakhir diedit:
Atas.