Obat Tradisional yang Ampuh Menurunkan Panas Pada Anak

Obat Tradisional yang Ampuh Menurunkan Panas Pada Anak

Yogya -Sebab, diketahui anak-anak tidak begitu menyukai yang namanya obat (baik kimia atau tradisional) karena rasanya yang (mungkin) pahit.

Belum lagi bentuknya yang mungkin tidak terlalu menarik di mata anak-anak.

Nilai plus lainnya obat tradisional daripada obat kimia sebagai cara menurunkan panas pada anak adalah harganya lebih murah.

Panas pada anak dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1.Panas karena Infeksi
Penyebab yang satu ini bisa membuat suhu tubuh anak mencapai lebih dari 38 derajat Celcius.
Sementara untuk penyebab infeksinya beragam. Ada flu, cacar, campak, demam berdarah, hingga lainnya. Untuk bakteri, ada karena tifus, radang tenggorokan, dan lain-lain.

2. Panas karena non- infek
Untuk penyebab yang satu ini bisa dibilang cukup parah. Sebab, penyebab non-infeksi bisa dikarenakan penyakit berbahaya seperti kanker dan tumor.

3. Panas karena fisiologis
Untuk penyebab yang ketiga, ini dikarenakan kekurangan cairan atau dehidrasi hingga suhu yang terlalu panas.
Dari ketiganya, hanya panas karena infeksi dan non-infeksi yang memerlukan obat penurun panas.
Hal ini dikarenakan panas karena fisiologis biasanya jarang melebihi 38 derajat Celcius.

Cara Tradisional:

1.Kunyit
Kunyit memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron, dan zingiberen yang bermanfaat sebagai antibakteri, anti-peradangan, dan antioksidan.
Fungsi lainnya selain menurunkan panas pada anak adalah meningkatkan daya tahan tubuh.

2.Temulawak
Bentuk temulawak itu mirip seperti temu putih. Hanya warna bungadan rimpangnya berbeda.
Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, rimpang temulawak berwarna jingga kecokelatan.
Sedangkan bunga temu putih berwarna putih dengan tepi merah dan rimpang bagian dalam temu putih berwarna kuning muda.
Manfaat temulawak bisa sebagai antiperadangan dan antibiotik.
Ia juga punya manfaat lain seperti mengobati diaer, mag, perut kembung, dan pegal-pegal.

3.Bawang Merah
Nama bawang merah tidak asing. Sebab ia sering digunakan sebagai bumbu dapur.
Tapi ia juga memiliki kandungan seperti minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin.
Caranya, kupas bawang merah dan tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelahnya, gunakan pada area lipatan tubuh, seperti ketiak dan paha.

Lalu berapa banyak dosis yang akan untuk anak kita?

Untuk bayi (di bawah usia 1 tahun) gunakan 1/8 dari dosis dewasa. Sementara untuk anak 2 hingga 5 tahun sekitar ¼ dosis dewasa.
Sedangkan anak 6 hingga 9 tahun sekitar 1/3 dosis dewasa dan anak 10-13 tahun setengah dosis dewasa.
 
infonya berguna banget,sdh dipraktekkan
td...ternyata benar panasny mulai turun.minyak klapa bisa diganti minyak kayu putih,bisa u mengobati masuk angin.
 
Back
Atas.