• Hubungi kami, klik

Musim Hujan Tiba, Sejumlah Tempat Wisata Sleman Antisipasi Bencana!

Potensi terjadinya bencana alam Hidrometeorologi longsor, banjir, angin kencang dan pohon tumbang harus diwaspadai dengan kesiapsiagaan. Terutama di sejumlah tempat wisata Sleman, maka semua pengelola dan pihak terkait harus siap siaga sejak dini.

Terkait hal itu, maka Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman telah mengeluarkan SE (Surat Edaran) menindaklanjuti adanya bencana tersebut. Isi dari SE tersebut adalah meminta agar semua pengelola destinasi wisata segera meningkatkan kewaspadaannya.

8. Musim Hujan Tiba, Sejumlah Tempat Wisata Sleman Antisipasi Bencana! (news.okezone.com).jpg


Tempat Wisata Sleman Ini Mulai Hadapi Hidrometeorologi dengan Membuat SE

Kini negara Indonesia telah memasuki musim penghujan lagi, itu artinya intensitas hujan sudah mulai meninggi. Potensi terjadinya bencana Hidrometeorologi seperti pohon tumbang, tanah longsor dan angin diakibatkan oleh cuaca ekstrim.
Sehingga kesiapsiagaan harus segera diberlakukan bagi semua pengelola destinasi wisata, terutama di kabupaten Sleman.

Terkait hal itu, maka Dinas Pariwisata Sleman meminta supaya desa wisata maupun tempat wisata di kabupaten tersebut siap untuk menghadapi potensi Hidrometeorologi.
Menurut Suparmono selaku Kepada Dinas Pariwisata Sleman menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan SE. Dengan tujuan supaya semua pengelola tempat wisata segera meningkatkan kewaspadaannya.
Lebih lanjut lagi, Suparmono menyebutkan bahwa pada bulan Oktober ini hingga Maret tahun depan terjadi potensi bencana Hidrometeorologi. Sehingga Kepala Dinas Pariwisata Sleman itu meminta kepada semua desa wisata atau tempat wisata Sleman berkoordinasi bersama tim SAR.

Mengikuti Segala Arahan

Bagi para wisatawan juga diminta agar selalu memperhatikan himbauan atau arahan dari pengelola destinasi wisata. Hal ini bertujuan guna memberi keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung.
Sementara bencana Hidrometeorologi berpotensi bulan Oktober sampai tahun depan, terutama puncak musim penghujan pada Januari mendatang. Oleh karena itu untuk semua pengelola tempat-tempat wisata di kabupaten Sleman supaya segera meningkatkan koordinasinya.
Tempat wisata Sleman, terutama pada alur sungai yang berhulu di daerah lereng-lereng atau Gunung Merapi harus diwaspadai. Mulai dari wilayah Kapanewon Prambanan yang sering terjadi bencana seperti tanah longsor.

Memiliki Aplikasi PeduliLindungi

Karena pandemi Covid-19 belum berakhir juga, maka semua orang wajib memiliki aplikasi PeduliLidungi. Terutama bagi mereka para wisatawan yang ingin berlibur di berbagai macam destinasi wisata Sleman.
Bahkan Kepala Dinas Pariwisata Sleman pun juga meminta semua pengunjung yang datang ke tempat wisata harus memiliki PeduliLindungi. Selain itu, juga bisa memiliki Visiting Jogja dengan tujuan supaya selama perjalanan lebih aman dan nyaman. Dengan demikian, aktivitas liburan para wisatawan bisa lebih tenang lagi.

Sejumlah tempat wisata Sleman memang berpotensi terjadinya bencana Hidrometeorologi yang bisa menimbulkan kerusakan parah. Oleh sebab itu, semua orang di himbau supaya siap dan siaga untuk menghadapi bencana alam tersebut. Sedangkan untuk bepergian ke tempat wisata, jangan lupa mematuhi protokol kesehatan.
 
Atas.