Alasan Mengapa Yogyakarta Dijuluki 'Kota Pelajar' dan Menjadi Solusi Tepat untuk Mengenyam Pendidikan

Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar sebutan Kota Pelajar atau Kota Pendidikan? Pasti sesuatu yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan di suatu daerah, misalnya Yogyakarta. Sudah sejak lama predikat ini belum terlepas dari Provinsi DIY terutama di Kotamadya Yogyakarta.

Julukan Kota Mahasiswa juga melekat kuat di Yogyakarta, banyak sekali mahasiswa yang menjadikan Yogyakarta sebagai tempat yang tepat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Lalu mengapa Yogyakarta diberi julukan Yogyakarta Kota Pelajar? Mengapa Kota ini juga menjadi tempat yang nyaman untuk mengenyam pendidikan? Berikut ulasannya.

Sekilas Sejarah Pendidikan di Yogyakarta

Pergerakan dunia pendidikan khususnya di Yogyakarta telah ada sejak tahun 1922. Terlihat dari munculnya sebuah Perguruan Taman Siswa oleh pejuang pendidikan kita di Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Kemunculannya berperan besar bagi perkembangan dunia pendidikan Nasional Indonesia.

Pelopor pendidikan Ki Hajar Dewantara juga mengembangkan konsep yang menjadi sebuah pedoman untuk seorang guru. Hal itu dikenal sebagai Patrap Triloka yang memiliki unsur unsur penting yaitu sebagai berikut.​
  1. Ing Ngarsa Sung Tuladha​
  2. Ing Madya Mangun Karsa​
  3. Tut Wuri Handayani​
Adapun ketiga prinsip di atas menggunakan bahasa Jawa dengan arti yang pertama yaitu di depan memberi teladan, kedua artinya di tengah membangun semangat (prakarsa), ketiga artinya dari belakang mendukung. Semua prinsip dalam Patrap Triloka menjadi satu dan masih dipertahankan menjadi pedoman yang wajib hingga saat ini di dunia pendidikan, terutama Yogyakarta.

Bukan hanya itu, pendidikan tinggi di Yogyakarta juga senantiasa menerapkan Patrap Triloka yang dijadikan sebuah pegangan erat supaya bisa membentuk lulusan yang bermartabat, dan berkarakter. Diharapkan juga bisa terbentuk lulusan yang berkualitas serta berkarakter.

Yogyakarta Sebagai Kota Pelajar

Munculnya julukan Kota Pelajar untuk Yogyakarta ini tak terlepas dari perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta dan berbagai alasan lainnya. Tersebarnya pusat pendidikan di Yogyakarta juga menjadi salah satu faktor penting. Universitas Gadjah Mada sebagai satu di antara pusat pendidikan paling tua di Indonesia seakan 'membuka jalan' berdirinya perguruan tinggi yang lain.

Kemunculan berbagai perguruan tinggi tersebut juga tak lepas dari peran penting Sultan Hamengkubuwono IX di Yogyakarta yang sangat peduli terhadap pendidikan. Setelah kehadiran UGM atau Universitas Gadjah Mada, perguruan tinggi swasta maupun negeri mulai bermunculan dengan perkembangan yang cukup pesat. Belum lagi sekolah sekolah lainnya dari SD sampai dengan SMA di Yogyakarta.

Tak lupa, alasan selanjutnya mengenai mengapa Jogja disebut Kota Pelajar adalah karena banyaknya jumlah berbagai pusat pendidikan yang telah tersebar. Saat ini ada lebih dari 100 jumlah perguruan tinggi. Di bidang keagamaan, Universitas Islam Indonesia atau UII menjadi pemimpin perguruan tinggi keagamaan di Yogyakarta dan di bidang kesenian ada Akademi Seni Rupa Indonesia serta Akademi Musik Indonesia yang sekarang menjadi sebuah Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dan lain-lain.

Banyaknya jumlah pusat atau lembaga pendidikan tersebut dapat dikatakan hampir segala cabang ilmu pengetahuan telah diajarkan di Yogyakarta. Mengenai kualitas, beberapa perguruan tinggi dan sekolah membuktikan dari prestasi baik melalui mahasiswa maupun murid sekolah di tingkat Nasional hingga Internasional.

Sebagai salah satu contohnya, dilansir dari website resmi Universitas Gadjah Mada, mahasiswa UGM yang berhasil menjadi wakil Indonesia dan mendapat 130 prestasi Nasional serta Internasional, perguruan tinggi dengan peringkat 5 besar Nasional sehingga menjadi universitas terbaik, dan masih banyak lagi prestasi lainnya.

Tak lupa juga ada banyak prestasi yang ditorehkan Perguruan Tinggi Swasta sehingga bisa membuat Yogyakarta sebagai Kota Pelajar Indonesia. Misalnya seperti di UMY, UAD, UII, dan lain-lain.

Selanjutnya, ada beberapa faktor tambahan yang semakin menguatkan julukan yang mengarah kepada Yogyakarta sebagai Kota Pelajar atau Kota Pendidikan. Seperti mengenai lulusannya, dan minat untuk belajar yang tinggi.

Alasan Lain Yogyakarta Menjadi Kota Pelajar

1. Banyak Sekali Lulusan yang Sangat Kompeten

Berbagai kampus di Yogyakarta telah mencetak lulusan lulusan yang sangat baik di bidangnya. Pelajar ataupun mahasiswa membuktikan hasil dari proses belajarnya dengan begitu baik. Ada banyak pelajar yang ketika mereka lulus sudah mampu untuk bekerja di berbagai perusahaan besar dan ternama. Tak jarang dari lulusan tersebut sukses bekerja di instansi pemerintahan, menjadi pengusaha atau bahkan tak sedikit yang bekerja di luar negeri.

Juga banyak lulusan yang saat ini menjadi pemimpin pemimpin sukses di Indonesia. Hal ini benar-benar membuktikan bahwa lulusan kampus di Yogyakarta sangatlah kompeten dan belajar dengan giat. Sehingga tidak heran jika Yogyakarta adalah Kota Pelajar.

2. Tingginya Minat Belajar dari Para Pelajar

Yogyakarta juga banyak dijadikan tujuan untuk belajar oleh para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Pelajar dari luar Yogyakarta sengaja jauh-jauh datang supaya bisa menimba ilmu dengan kualitas pendidikan yang sangat baik. Bahkan tak hanya pelajar dari Indonesia saja yang menimba ilmu di Yogyakarta, tak jarang ada juga yang dari luar negeri.

Ditambah ada banyak hal yang bisa menjadi bahan pelajar untuk bisa terus menambah ilmu di Kota Yogyakarta. Misalnya dengan mempelajari situs-situs bersejarah, dan berbagai tempat-tempat bersejarah lainnya yang juga seringkali dikunjungi pelajar dari luar kota. Tak salah jika sebutan Kota Pelajar Yogyakarta ini diberikan.

Yogyakarta Sebagai Solusi Tepat untuk Mengenyam Pendidikan Tinggi

Kota ini menjadi pilihan yang tepat untuk anda yang ingin mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi di Perguruan Tinggi. Selain karena terkenalnya julukan pendidikan Yogyakarta yaitu Kota Pelajar dan banyaknya pusat pendidikan dimana-mana, kehidupan di Yogyakarta juga serba murah.

Biaya hidup seperti makanan, uang untuk kos, transportasi, dan lain-lainnya termasuk serba murah. Sehingga tak perlu khawatir dan ragu untuk merantau ke kota istimewa ini. Sudah banyak juga angkringan angkringan dengan rasa yang mantap tetapi harganya murah, prasmanan, dan warung warung kecil.

Aksesnya pun juga serba mudah, berbagai fasilitas yang menunjang pendidikan juga lengkap seperti warnet, toko komputer, tempat kursus mudah ditemukan. Kebanyakan masyarakatnya juga ramah, beragam tempat untuk bersantai dan hiburan tersebar dimana-mana seperti cafe, bioskop, pusat olahraga, internet, musik dan lainnya.

Tempat wisata yang begitu digemari kalangan muda pun jumlahnya tak terkira. Hal ini juga turut mempengaruhi mahasiswa yang berasal dari luar daerah untuk memilih belajar di Yogyakarta. Mulai dari wisata edukasi seperti museum, hingga wisata alam bisa dinikmati tentunya dengan harga yang terjangkau.

Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk kota besar di Indonesia, tetapi selalu berusaha untuk mempertahankan kesederhanaan yang dimiliki sejak dahulu kala. Adat serta kebudayaan masih erat dan hal itu semakin menambah suatu daya tarik tersendiri untuk kota yang tak hanya dijuluki Kota Pelajar tetapi juga dijuluki sebagai Kota Gudeg ini. Itu dia berbagai alasan dari munculnya julukan dalam hal pendidikan di Yogyakarta.​
 
Back
Atas.