• Hubungi kami, klik

8 Gaya Gaya Renang yang Sangat Bermanfaat untuk Melatih Tubuh

sumber : Youtube.com

Gaya gaya renang ini dapat dipelajari setelah kamu terbiasa melakukan peregangan serta melatih teknik pernapasanmu. Cara berenang ini ada yang mudah, ada yang sulit. Ada yang dilombakan dalam kompetisi, ada juga yang tidak. Yang jelas, cara untuk berenang akan terus berkembang seiring dengan waktu. Satu gaya bahkan bisa dikembangkan menjadi gaya renang baru sesuai kebutuhan.
Untuk perenang pemula, mulailah belajar dari gaya dada yang merupakan style termudah. Kuasai itu terlebih dahulu sebelum mempelajari yang lainnya. Untuk keselamatan, prioritaskan belajar gaya samping atau gaya punggung dasar. Dua gaya ini dapat digunakan untuk istirahat dikala tubuh merasa lelah saat berenang.

Berikut ini adalah beberapa gaya berenang, yang akan kita mulai dari yang paling familiar terlebih dahulu.

1. Gaya Front Crawl atau Gaya Bebas

Gaya bebas sebenarnya bukan sebuah gaya renang melainkan sebuah kategori dalam kompetisi renang. Saat mengikuti kompetisi, setiap perenang tentunya ingin menggunakan cara renang yang paling cepat. Nah, front crawl inilah jawabnya. Jadi tak aneh bila kemudian gaya front crawl menjadi identik dengan gaya bebas yang mana sebenarnya adalah suatu kategori dalam kompetisi.

Gaya ini memiliki tingkat kesulitan yang sedang. Untuk melakukannya, posisikan tubuh menghadap ke bawah di dalam air. Kaki terus dikepakkan menendang air dan tangan bergantian mengayun ke depan kepala, lalu kemudian ditarik kembali ke bawah air. Gaya front crawl akan melatih seluruh tubuh dengan baik, utamanya otot-otot tubuh bagian atas yakni: otot deltoid, trapezius, bisep, trisep serta otot yang berada di sisi punggung.

2. Gaya Punggung

Gaya renang ini memposisikan punggung kita menghadap permukaan air. Gerakan tangan serta kaki mirip dengan gaya front crawl namun dengan posisi tubuh yang terlentang di permukaan. Kedua tangan digerakkan mengayuh ke arah pinggang secara bergantian. Dengan gerakan seperti itu, gaya punggung dapat digunakan untuk melatih dada, lengan, kaki dan bokong.

Hanya saja, gaya punggung cukup sulit untuk dilakukan. Untuk yang ingin melatih gaya ini, wajib terlebih dahulu menguasai keterampilan dasar renang. Setelah itu, silahkan coba menguasai gaya ini dengan berfokus pada gerakan lengan dan kaki. Gaya ini memiliki keringanan dalam teknik pernapasan karena wajah akan selalu berada di atas air.

3. Gaya Dada atau Gaya Katak

Ini adalah gaya renang yang melatih kekuatan dan kardiovaskular dengan baik. Gaya ini disebut dengan gaya katak karena memang meniru gerakan katak ketika berenang di dalam air. Posisi dada selalu tetap menghadap ke permukaan air namun berbeda dengan saat melakukan gaya bebas. Untuk mendorong tubuh, kaki diputar keluar lalu didorong membawa tubuh maju ke depan sementara tangan mengayun ke arah samping menuju pinggang.

Meski seperti katak, bukan berarti bermain dan meniru saja. Gaya dada memiliki manfaat bagus untuk berlatih kardiovaskular, bahkan merupakan yang terbaik dibanding gaya renang yang lainnya. Gaya renang ini membantu memperkuat jantung dan paru-paru sambil mengencangkan otot-otot dada, paha, punggung atas, trisep, paha belakang dan kaki bagian bawah.

Gaya dada memiliki kecepatan paling lambat dibandingkan dengan gaya lainnya. Namun dari segi kesukaran, gaya dada lebih mudah untuk dipelajari dibandingkan dengan gaya bebas yang mana lebih sulit dalam teknik pernapasannya.

4. Gaya Kupu-Kupu

Sebagaimana gaya bebas, gaya kupu-kupu juga menjadi salah satu kategori yang diperlombakan dalam sebuah kompetisi. Gaya ini sering disebut juga sebagai gaya lumba-lumba karena melihat dari pergerakan kaki si perenang. Hanya saja, tak mudah untuk melakukan gaya ini karena diperlukan kekuatan yang besar dari si perenang.

Kekuatan besar diperlukan karena banyak sekali yang harus perenang lakukan dalam satu waktu. Mulai dari menciptakan dorongan untuk maju ke depan hingga untuk mengangkat kepala keluar dari air. Tangan juga bergerak aktif untuk mendukung gerakan tubuh yang keluar masuk permukaan air.

5. Gaya Samping

Karena hemat energi, gaya samping sangat bermanfaat untuk berenang jarak jauh dan dalam misi penyelamatan bilamana terjadi keadaan darurat. Meski terlihat lebih santai, berenang selama 30 menit dengan gaya samping dapat membakar 200 kalori dalam tubuh kita.

Gaya ini penting untuk dipelajari karena dapat memberikan opsi pada perenang ketika merasa lelah. Dengan gaya ini, satu sisi tubuh dapat diistirahatkan dan menggunakan sisi tubuh yang lain untuk tetap berenang.

6. Gaya Punggung Dasar

Opsi lainnya untuk istirahat ketika berenang adalah dengan menggunakan gaya punggung dasar ini. Secara sederhana bisa dibilang jika gaya ini adalah gaya dada yang dibalik. Selain bisa digunakan untuk berenang santai, gaya ini merupakan latihan yang baik untuk mengencangkan otot punggung, lengan, bahu serta kaki.

Sebagaimana gaya samping, gaya punggung dasar merupakan gaya renang yang hemat energi. Karena itulah, kedua gaya ini dapat digunakan untuk bergerak di dalam air dalam waktu yang lama tanpa cepat lelah.

7. Gaya CSS

CSS merupakan kependekan dari Combat Side Stroke. Ini merupakan variasi dari gaya samping untuk kepentingan pelatihan angkatan laut Amerika Serikat. Gaya ini diperuntukkan untuk menghemat energi namun bukan untuk bersantai.

CSS memanfaatkan tarikan lengan atas seperti gerakan tangan pada gaya bebas. Gerakan kaki pada CSS tidak mesti bersamaan dengan tarikan lengan ke atas. Beda dengan gaya samping yang melakukan gerakan tersebut secara bersamaan.

8. Gaya Trudgen

Sama dengan CSS, gaya trudgen pun merupakan modifikasi dari gaya renang samping yang dikombinasikan dengan gaya bebas. Hasil gerakannya unik namun mudah untuk dilakukan. Pada gaya ini, wajah terus dihadapkan ke depan dengan posisi kepala di atas permukaan air. Kepakkan tangan ke depan dan mengayun ke arah belakang pinggang sementara kaki terus mengayun untuk mendorong tubuh ke depan.

Dari semua gaya renang di atas, gaya kupu-kupu dikatakan sebagai yang tersulit dibandingkan dengan yang lainnya. Seperti yang telah diuraikan di atas, perlu banyak energi dan latihan untuk melakukan gerakan ini. Sebaliknya, gaya dada disebut sebagai gaya renang yang termudah namun sangat bermanfaat. Gaya renang inilah yang biasanya diajarkan pertama kali pada perenang pemula.

Itulah informasi tentang gaya gaya renang yang familiar. Setiap gaya renang ini dapat melatih tubuh dengan baik bila dilakukan dengan benar dan teratur. Agar lebih lancar, jangan lupakan hal dasar semacam teknik pernapasan. Pelajari cara berenang dari yang termudah terlebih dahulu, jangan langsung mempelajari gaya yang sulit. Selalu ingat untuk peregangan dan pemanasan terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam air agar terhindar dari risiko cedera.

Seperti halnya olahraga apa pun, cara terbaik untuk meningkatkan maupun menjadi hebat dalam berenang adalah dengan kerja keras dan berlatih dengan konsisten. Baik berlatih untuk kompetisi, olahraga, atau keselamatan, mempelajari beberapa gaya renang yang berbeda akan selalu bermanfaat karena masing-masing gaya bisa menawarkan keuntungan tertentu dalam situasi yang berbeda.​
 
Atas.